Surat Untukmu Yang Pernah Kusakiti
"Apa Kabarmu?"
Pertanyaan itu adalah hal yang ingin sekali kutanyakan. sejak terakhir kali kau memberiku surat pada awal tahun 2015, keadaanmu menjadi hal yang paling sulit kutemukan jawabannya, bahkan lebih sulit dari soal matematika anak SMA jaman sekarang hahaha.
Jadi di awal surat ini, aku ingin memulai dengan menanyakan keberadaanmu. semoga kamu baik-baik saja. semoga kamu selalu berbahagia entah dengan siapa. aku menulis ini dengan diiringi lagu Mahalini x Nuca yang berjudul Aku Yang Salah. aku tidak sengaja memutarnya, entah kebetulan atau bagaimana, yang jelas lagu ini menggambarkan diriku saat itu.
Kamu harus tau, ditinggalkan mu dengan sebuah surat membuatku bahagia. bukan karena aku tak lagi menyukaimu, sungguh bukan karena itu. aku bahagia sebab di surat yang kau tulis itu sangat menggambarkan kebaikan hatimu dan aku salut dengan keberanian mu untuk jujur dengan perasaanmu kepadaku walau hanya lewat surat yang kau titipkan melalui sahabatku saat itu.
Kehilanganmu memang menyakitkan, apalagi sampai detik ini aku tidak bisa menemukanmu. masih bisa kurasakan betapa sesaknya hatiku ketika kau berkata akan merelakanku dengannya saat itu. bahkan kau memutuskan untuk Lost Contact denganku.
Benarkah yang terlalu baik pantas untuk ditinggalkan ? maaf kalau saat itu kau pernah tersakiti olehku.
Malam ini tanggal 09/07/2021, sudah 6 tahun berlalu dan tidak sengaja aku menemukan surat darimu yang masih kusimpan bahkan tintanya sudah luntur. dari surat itu aku bisa merasakan bagaimana perasaanmu saat menulisnya. sesak rasanya. apakah mungkin air matamu menetes disurat itu?
iya memang perkenalan kita sangatlah singkat, namun entah kenapa kehadiranmu saat itu membuatku bahagia sebagai teman.







Komentar
Posting Komentar