Terima Kasih

Terima kasih untukmu, seseorang yang pernah menyakiti dan pernah kusakiti. 
Terima kasih telah memilihku, menjadikan bahagiaku alasanmu untuk berbahagia. apakah aku pernah menjadi alasanmu untuk bahagia? aku berharap iya, walaupun hanya sesaat.
Terima kasih pernah ada sebagai seseorang yang selalu meyakinkanku bahwa semuanya akan tetap baik-baik saja.

Terima kasih sebab telah menjadi seseorang yang kabarnya selalu aku tunggu.

Saat itu kamu sangat special, bahkan aku tidak bisa melepaskan
 mataku dari handphone untuk menunggu kabar darimu.
 lucu rasanya mengingat saat-saat bersamamu. kamu tahu ga apa yang lucu???
kayanya kita lagi ada di jaman culun-culunnya tapi ngerasa udah paling keren hahaha...
Emang foto-foto kita udah hilang, tapi aku masih mengingat jelas bagaimana pertemuan
kita pertama kali, aku yang saat itu pakai baju warna biru dongker (Navy) dan kerudung pink,
dan kamu yang pakai kaos polo warna hijau tua serta celana jeans. aku yang menjemput kamu
di tempat kali pertama kita bertemu dan berpisah. rasanya sakit ketika aku kembali melihat
dan menginjakkan kaki di tempat itu. seakan memori saat itu terlintas dalam pikiranku...
bahkan setelah perpisahan yang menyakitkan itu, rasanya sakit dan seakan-akan hancur bagiku. menangisimu berhari-hari adalah hal yang paling ku ingat sampai detik ini. sejak saat itu, aku sudah tidak tertarik dengan kehidupan cinta. mati rasanya.
semua foto kenangan kita sudah ku bakar saat kau memutuskan untuk berpisah melalui SMS. 
hanya barang pemberianmu yang masih ku simpan sampai saat ini. 
tidak ada maksud apa-apa, aku merasa barang itu berguna bagiku. 
beberapa temanku bahkan tau bagaimana cerita dibalik adanya barang ini hhahahahah


maaf ya aku masih menyimpan barang ini, tapi setidaknya aku menghargai 
apa yang kamu berikan padaku. Daripada kamu lebih jahat, barang dariku yang tidak
mahal itu mungkin sudah kamu buang. :')
 

Terima kasih pernah mencintaiku, walaupun aku tidak tahu apakah itu hanya pura-pura sesaat...
Terima kasih pernah memberiku kesempatan untuk bersamamu...



Kukira kamu yang terakhir, ternyata kamu hanya sekedar mampir. 
Tak apa, setidaknya kita pernah saling membahagiakan meski akhirnya kita dipisahkan oleh keadaan.

- Perpisahan terkahir yang terjadi di Pintu Keberangkatan Stasiun Tawang Semarang, 2015


Tidak, aku tidak berharap lagi kepadamu. karena cerita kita usai di tempat ini tahun 2015. aku pun tidak bisa melihat kegiatanmu lagi sejak itu, namun aku hanya tahu bahwa kamu telah tunangan dengan wanita pilihanmu tanggal 18 Agustus 2018 dan menikahi wanita pilihanmu tanggal 09 Maret 2019. 
saat itu, sakit rasanya melihat ternyata dia yang menjadi wanita pilihanmu. entah kenapa, rasanya aku belum ikhlas. tapi akhirnya aku bisa melepasmu dengan ikhlas, walaupun butuh waktu berbulan-bulan...
sekarang kamu sudah berbahagia dengan keluarga kecilmu, bahkan sudah ada malaikat kecil yang melengkapi hari-hari kalian.


"Semesta sudah mengatur segalanya untuk kita"
Sylrms 090721

Komentar